Kamis, 21 April 2011
pada pertigaan
Pada Pertigaan
:Diyan Zahro
Di halte ketiga
Dari arah pemukiman
Kulihat kau datang dan duduk
Menunggu bus terakhir
Malam itu
“Tataplah, bagai ciuman
Yang menjeratmu
Pada urat maut” kataku
Waktu itu
Tapi kau bergegas lalu
Mengalih pandangan
Ke jalan-jalan
Di pertigaan
1/
Jalanan sepi
Ke kanan
Berarti menuju rumahku
Ke arah sebaliknya
Menuju terminal
Tempat di mana kau
Bisa bertemu siapapun
Atau pergi ke manapun
Sedang kalau
Jalan yang barusan
Kau lewati
Tentu hanya akan
mengantarmu balik
2/
Sudah dua jam
Kita duduk berdua
Bus yang sama kita tunggu
Belum juga datang
Kau mulai gelisah
“tenanglah, setenang neon
Atau hitam coklat
Pada matamu” kataku
Sekali lagi
Matamu bergerak-gerak
Ke arah pergelangan
Aku tahu
Ini pukul berapa
3/
Jam ketiga
Baru saja kita sepakati
Tiba-tiba datang seorang lelaki
Jarak sebangku
Yang tadi kita miliki
Berganti dinding tebal
Kita makin asing
4/
Lewat jam ketiga
Kita makin gelisah
Kita sama mengalih pandangan
Menuju jalan-jalan sepi
Bingung mau kemana,
Ingin pulang saja atau
Berangkat pergi.
Malampun bergegas lalu
Menggenangi
Jalanan yang makin sepi
Di pertigaan, kita pun gagal
Saling bertukar nama.
Yogyakarta, 1 april 2011
Langganan:
Poskan Komentar (Atom)
0 komentar:
Poskan Komentar