Catatan Pelarian
Prima Heranita
Kutulis sebuah puisi
Seorang gadis berT-shirt biru
Sibuk memainkan telepon genggam barunya
kemana-mana macet
udara panas semakin memuncak
di kepala, rambut memerah
seperti bulu jagung muda
kemudian salah seorang kawan
berusaha mencari-cari hiburan
ia memainkan harmonika murah
yang baru saja dibelinya
do-re-mi-fa...
do-re-mi-fa...
si gadis berT-shirt biru menoleh
lalu segera kembali
ke layar monitor telepon genggam barunya
1-2-1-2...
Mencari-cari lagu yang tepat
Sementara udara panas tidak juga beralih
Meski angin datang berulang kali
Menggodai kawan yang baru kehilangan hujan
Dalam bait-bait puisinya
Gadis berT-shirt biru tak juga beranjak pergi
Dari telepon genggam barunya
Yogya, 18 januari 2010
0 komentar:
Poskan Komentar