sugeng rawuh

Minggu, 29 Agustus 2010

kirimkan lukamu pada tubuhku

Kirimkan lukamu pada tubuhku,

Sebab rindu kian hari kian larut

Di jelaga malam

Pekat serupa riak pada gelas kopi

Di kedai milik pak busu



Atau sandarlah di batang pohon kelapa

Di kebun belakang rumah

Sambil kau nikmati pemandangan

Hamparan hutan di pegunungan

Yang menjulang dari utara ke selatan

Mengalirkan anak-anak sungai

Seakan riuh menggoda

Dedaunan di lembah yang ia lewati



Kirimkan lukamu pada tubuhku

Sebab hari terkikis sepi

Pada dinding depan rumah

Yang baru kita tinggali



Rambutmu terurai lepas

Menepis segala keinginanku selama ini



Pun kau tak lagi memiliki ingatan itu.



Yogya, 2009

0 komentar: