Kemana
:Nyoman Sutarsa
Rumah ini, kesepian yang membuka lebar-
Lebar pintu halaman depannya
Kepompong yang meretas sayap kupu-kupu
Di bebatang, daun-daun rimbun
Tengadah pada muram langit musim penghujan
Yang tak mungkin mengirim angin timur
Yang membawa pesan dari pulau di bagian selatan peta dunia
Di halaman depan ini, cita-cita seringkali
Digantungkan pada dahan-dahan pohon
Melambai, melambai tertiup angin
Seperti jemari balita yang lindap menyusu
Dekat ketiak ibu.
Ketika kawan-kawan berdatangan, membawa
Berbagai permainan baru. Kita bermain saja
Dengan biji kelereng dan pecahan genteng
Yang jatuh dekat talang air di samping rumah.
“anak-anak, lekas masuk!” teriak ibu dari rumah
Sebab hari yang berkawan, kini berubah petang yang menakutkan
Untuk anak-anak seusia kita. Aku masuk sendiri,
“Kau jalan kemana?” Bukankah halaman ini milik kita.
Yogyakarta, 18 maret 2010
0 komentar:
Poskan Komentar