Buat SM
Ada yang hilang,
Dan semestinya bisa kulukiskan waktu itu
Adakah cerita, saat
Kita bersama dalam senja.
Berada di bawah tenda kafetaria
Di sekitar meja besar
Dan bangku-bangku mengitarinya
Kau duduk di sisi barat
Sedang diriku di bagian lainnya, leluasa
Mengamati wajahmu berlatar sinar matahari
Sayang, Indah matamu
Tak selesai kulukiskan.
Hanya lengkung alis dan lentik bulu mata
Yang sempat kutulis dalam sajak ini
Sebagai kalimat putus-putus
Seandainya, ada kali kedua
Kita berjumpa.
Ingin kuselesaikan lukisan wajahmu,
Tak hanya lewat pena
Tak hanya menjadi kata
Namun sebagai senja
Yang utuh di setiap mata.
Yogyakarta, 10 maret 2010
0 komentar:
Poskan Komentar