sugeng rawuh

Minggu, 17 Januari 2010

CHEVROLET BEL AIR TAHUN 1957

Syukurlah.....
Akhirnya selesai juga pekerjaan saya hari ini
Setelah sepanjang hari yang melelahkan
Sejak bangun pagi hari
Hingga menjelang malam
Saya mondar mandir di jalanan
-
Pukul 6, mengantar non ema ke sekolah
Saya harus lari kencang, jangan sampai non ema terlambat masuk sekolah.
Bisa-bisa di setrap di depan kelas
-
Pukul 8, membawa ibu ke pasar
Biasa, namanya juga ibu-ibu. Mau belanja sayuran
Sekaligus jalan-jalan
-
Setelah itu langsung meluncur ke kantor bersama bapak
Atau mengantarnya ke pabrik
Padahal saya tak begitu senang disana, tak ada pemandangan yang indah
Hanya kepulan asap saja


Tapi tunggu...
Pekerjaan saya tak semudah yang anda bayangkan

Saya harus mengantri, bahkan harus berjalan merangkak
Diantara ratusan mobil lainnya
Dan suara knalpot serta kepulan asapnya yang menyesakkan
Hanya demi mendapatkan seliter bahan bakar
Belum lagi kalau jalanan ibukota tergenang banjir,
Saya harus pandai berenang jika tak mau tenggelam atau ngadat di jalan
Kan ongkos derek sekarang lebih mahal

Terkadang saya tak habis berpikir

Padahal
Teman-teman seusia saya sudah banyak yang pensiun
Sebagian sudah tinggal menetap di museum
Dan sebagian lainnya malah lebih beruntung
Bisa jadi rebutan para kolektor mobil antik.

Yogya, 7feb2009

0 komentar: