Kami sepasang batang bambu yang hanyut dalam arus sungai kehidupan
Sepanjang tubuh kami, melebihi dari hulu sampai ke hilir
Rebung muncul dari dasar tanah di lembah teduh, kemudian tumbuh sampai ruas-ruas kehidupan datang memilah batang jadi potongan-potongan kisah, dimana setiap orang dapat satu.
Sebilah batang bambu jadi pilar sepanjang usianya pada sedikit tahun kehidupan, dan kemudian merapuh.
Batang bambu keujung meruncing, melengkung mengait awan.
Mengikat bulir-bulir embun, bagi seteguk tuak di bibir fajar.
Yogya, 1 September 2009
0 komentar:
Poskan Komentar